MTsN 3 Nganjuk Gelar Kunjungan Pendidikan ke MAN IC Pekalongan dan Study Religi Jawa Tengah

MTsN 3 Nganjuk – Kelas 8 MTsN 3 Nganjuk melaksanakan kegiatan Kunjungan Pendidikan dan Study Religi pada 21–23 November 2025. Kegiatan tersebut dimulai pada Jumat malam dan kembali Senin dinihari. Meski baru tiba, para siswa tetap melaksanakan KBM seperti biasa pada Senin.

Kunjungan Pendidikan ke MAN IC Pekalongan

Tujuan utama kegiatan adalah mengunjungi MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan, salah satu madrasah unggulan di Indonesia. MAN IC adalah Madrasah Aliyah Negeri yang berada di bawah Kementerian Agama, dirancang sebagai madrasah model dengan penekanan pada penguatan riset, sains, teknologi, pembinaan karakter, serta sistem asrama yang membentuk disiplin dan kemandirian siswa. MAN IC juga menjadi rujukan nasional dalam pengembangan madrasah berbasis prestasi akademik. Melalui kunjungan ini, siswa kelas 8 diperkenalkan dengan lingkungan akademik MAN IC, fasilitas belajar, budaya riset, dan sistem pembinaan karakter yang diterapkan.

Study Religi: Ziarah Wali dan Tokoh Islam

Rombongan turut melaksanakan study religi berupa ziarah ke makam para tokoh penyebar Islam di Jawa, yaitu :

  1. Sunan Muria – Kudus, Jawa Tengah
  2. Sunan Kudus – Kudus, Jawa Tengah
  3. Sunan Kalijaga – Demak, Jawa Tengah
  4. Raden Santri – Gunungpring Magelang, Jawa Tengah
  5. Ziarah ini bertujuan menggali keteladanan para wali dalam perjuangan dakwah Islam serta memperkuat keimanan para siswa melalui refleksi sejarah.

Kunjungan Sejarah dan Wisata Edukasi

Perjalanan pendidikan ini juga diisi dengan kunjungan ke :

  1. Candi Prambanan, Yogyakarta
  2. Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta

Kegiatan ini memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, geografi, dan kekayaan warisan nenek moyang.

Rangkaian perjalanan ditutup dengan kunjungan ke Jalan Malioboro, ikon budaya dan pusat wisata belanja di Yogyakarta. Malioboro menjadi sarana edukatif bagi siswa untuk mengenal budaya urban, interaksi sosial masyarakat, keberagaman produk UMKM, hingga seni jalanan yang khas, menambah pengalaman mereka tentang dinamika kota wisata.

Melalui berbagai pengalaman berharga tersebut, para siswa dapat terus mempertahankan semangat belajar, menguatkan karakter religius dan kecintaan terhadap sejarah, serta menjadi generasi yang menghargai budaya dan warisan leluhur. Diharapkan pula mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu berkolaborasi dengan baik, sehingga siap meraih prestasi yang lebih tinggi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan penuh percaya diri dan kesiapan. (Tim Jurnalis/Humas)

Jurnalis Madtsanegta

Tim Jurnalis MTsN 3 Nganjuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *